Posted by: Admin | July 2, 2013

Tugas Seorang Hamba?


Yesaya 42:5-9 (Rabu, 3 Juli 2013)
(6) Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Bacaan hari ini mengajak kita lebih lanjut berkenalan dengan sang hamba. Gagasan yang ada dalam bacaan sebelumnya bukan sekadar diulangi, melainkan juga diperjelas. Kuasa Tuhan yang menyertai sang hamba dinyatakan lebih tegas. Demikian pula misi penyelamatan yang diemban sang hamba diuraikan lebih jelas.

Ay. 5. Sebagai siapakah Tuhan memperkenalkan diri-Nya? Apa yang hendak ditegaskan melalui ayat ini?
Ay. 6-7. Tugas apa yang harus dilakukan sang hamba? (ay.6b-7) Setelah kedatangan Kristus, menurut Anda siapakah yang harus melakukan tugas-tugas tersebut? Mengapa?
Ay. 8-9. Melalui ayat-ayat ini apa yang dapat kita pelajari mengenai hubungan Tuhan dengan sang hamba yang diutus-Nya? Apa yang diajarkan mengenai nubuat/ firman Tuhan?

Renungan
Tuhan memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah sang Pencipta. Dialah yang menciptakan langit dan bumi. Dia yang menciptakan kehidupan yang ada di seluruh alam semesta. Dia juga yang memberikan kehidupan kepada manusia. Melalui pernyataan ini Tuhan menegaskan kuasa-Nya. Kuasa-nya bekerja bukan hanya ketika penciptaan alam semesta, melainkan secara terus-menerus hingga sekarang.

Misi penyelamatan hanya mungkin dilakukan oleh seorang hamba yang diutus dan ditopang oleh kuasa Allah sang Pencipta.
Misi yang diemban sang hamba diuraikan lebih rinci di bagian ini. Hamba yang dipilih-Nya akan menegakkan kembali perjanjian Allah dan manusia (misi spiritual), menjadi terang bagi bangsa-bangsa (misi moral), dan menolong mereka yang menderita (misi sosial). Misi penyelamatan ini telah dilakukan oleh Kristus dengan kedatangan-Nya ke dunia. Namun setelah itu, siapakah yang harus melanjutkan karya Kristus tersebut? Tentu saja, kita para muid-Nya. Karya keselamatan Kristus ditujukan kepada semua bangsa. Karena itu karya keselamatan itu harus terus-menerus diberitakan dan dilaksanakan oleh gereja-Nya. Bagi masyarakat sekitarnya, gereja harus menghadirkan karya yang nyata di bidang spiritual, di bidang moral dan di bidang sosial.

Cobalah renungkan, sebagai hamba-Nya di masa kini, sejauh mana gereja kita telah mengerjakan misi-Nya? Dalam hal apa kita perlu memperbaiki karya pelayanan kita? Dan, sejauh manakah Anda sudah terlibat di dalamnya? Jika Anda belum terlibat dalam pelayanan, ambillah komitmen untuk ambil bagian dalam pelayanan. Jika Anda rindu untuk meningkatkan kualitas pelayanan Anda, tuliskan juga komitmen Anda.
Bagi kita yang ambil bagian dalam misi-Nya, ada janji Tuhan yang indah di ayat 8-9. Kepada hamba-Nya, Tuhan yang setia akan menyatakan kemulian-Nya dan memberitahukan kehendak-Nya. Orang-orang Kristen dan gereja Tuhan di masa kini sesungguhnya juga dapat menikmati hubungan yang sedemikian akrab dengan Tuhan. Dalam hubungan seperti itulah kita mengalami sukacita ketika ambil bagian dalam mengerjakan misi-Nya. Anda juga bisa mendapatkan sukacita tersebut. (TW)

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa. (Yohanes 14:12)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: