Posted by: Admin | May 31, 2012

Rewritten: TUJUH PRINSIP KEPEMIMPINAN YESUS KRISTUS


Rewritten: TUJUH PRINSIP KEPEMIMPINAN YESUS KRISTUS
Oleh:
I Gusti Bagus Rai Utama, MA

Siapa sajakah yang tergolong pemimpin besar di dunia ini? Kita tidak akan menyebutkannya satu persatu karena jika ditulis juga di sini maka halaman ini akan penuh dengan daftar nama saja. Ada banyak tipe kepemimpinan di dunia ini, dari yang paling otoriter sampai yang paling demokratis dan humanispun ada. Namun kali ini kita akan mengexplorasi kepemimpinan Yesus Kristus untuk memudahkan kaum awam dapat mengerti dan memahaminya. Bahasa yang digunakanpun bahasa sehari-hari atau bahasa pasaran, namun tetap bersumber pada Alkitab yang sejati sebagai sumber kebenaran anggota keluarga Allah.

1. Identifikasi (Memenuhi elektabilitas, administrative, dan moralitas)
Kalau kita lihat seseorang yang ingin menjadi anggota dewan atau pemimpin partai, begitu juga Yesus Kristus telah menyatakan diriNya agar pengikutnya tidak salah jika ingin mengikutinya. Namun pernyataan diri Yesus Kristus adalah hal yang benar, berbeda dengan para pemimpin dunia yang cenderung mengexplorasi hal-hal yang baik-baik saja dan penyembunyikan yang jelek yang ada pada dirinya. Lebih lanjut baca (Yoh 6: 35, 8:12, 14:6; Mark 14:61-62)

Yoh 6:35 Kata Yesus kepada mereka: “Akulah h roti hidup 1 ; i barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya j kepada-Ku, ia tidak akan haus k lagi.

Mark 14:61Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?”14:62Jawab Yesus: “Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.”

2. Misi (Menyatakan kesediaan untuk mengembalakan Jemaat)
Bagi anda yang sering menonton kampaye partai politik atau bagi anda yang sering ikut serta dalam acara sidang sinode atau sidang pemilihan para pemimpin dunia tidak akan asing lagi dengan istilah misi ini. Terkadang dan sedikit para pemimpin yang telah menyatakan misinya akan menjalankan misinya jika ia kelak memimpin. Misi yang ia sampaikan sebelum ia terpilih akan sangat berbeda dengan apa ia lakukan hari ini. Namun sangat berbeda dengan kepemimpinan Yesus Kristus, apa yang Ia sampaikan dengan apa yang Ia lakukan adalah sudah dituliskan dalam Alkitab dan dilakukan juga sesuai dengan apa yang ada di dalam Alkitab. Ia telah melakukan dengan cara yang benar dan melakukan hal yang benar dalam hal ini Ia telah bertindak sebagai menejer dan sekaligus sebagai pemimpin. Ia sebagai manajer karena Ia sebagai utusan Bapa dan Ia harus melakukan hal-hal yang dititahkan Bapa. Ia juga sebagai pemimpin karena Ia juga dapat dan mampu menjalankan dan mengambil keputusan dengan benar. Lebih lanjut baca (Yoh 8: 14, 17:3-4; Luk 4:43)

Yoh 8:14Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi.
Yoh 17:3Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.17:4Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.

Lukas 4:43Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”

3. Motivasi (Mampu memotivasi dan menghargai karya jemaat)
Ada kalanya seorang direktur atau kepala departemen sebuah perusahaan entah dimiliki oleh lembaga gereja atau lembaga lainnya tidak mau “bukan tidak bisa” memberikan motivasi yang dapat ditiru oleh para pengikutnya, kita sebut di sini pengikut bukan bawahan untuk meninggikan yang rendah dan tidak merendahkan yang tinggi. Datang ke kantor dengan seenak dan sekehendak hatinya, kalau pengikutnya datang jam 7 pagi, kalau pemimpin boleh jam berapapun, itulah pemimpin dunia. Sangat berbeda dengan kepemimpinan Yesus Kristus. Yesus terlebih dulu menguduskan dirinya karena Ia ingin pengikutnya turut mengukuskan diri. Yesus tidak pernah menghakimi dengan “tangan salah maka tanga harus dipotong” tapi Ia menghakimi dengan cara yang bijaksana dan benar agar cara inipun akan ditiru oleh para pengikutnya. Lebih lanjut baca (Yoh 5: 30; 17:19,26)
Yohenes 5:30Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Yohanes 17:19dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran. 17:26dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

4. Partisipasi (Bersukacita turun ke masyarakat/jemaat)
Coba kita lihat teman-teman kita yang telah berhasil menjadi seorang pejabat atau anggota dewan atau apasajalah yang mereka sebut sebagai pejabat akan merubah lifestyle serta gaya hidupnya setelah menjadi pemimpin. Semua pengikutnya harus memberi hormat walapun dia sendiri tidak pernah menyapa pengikutnya dengan bersahabat. Mobil harus diganti dengan yang baru, rumah harus dicat setiap tahun karena anggarannya harus dihabiskan, dan banyak lagi hal-hal yang tidak menggambarkan kepemimpinan kristiani. Yesus telah memberi teladan yang baik buat kita. Coba kita bayangkan, adakah seorang manusia yang kaya raya harus mau hidup miskin disepanjang hidupnya? Yesus telah melakukan itu buat kita, Yesus menunjukkan bahwa Ia juga turut berpartisipasi sebagai orang miskin. Adakah seorang manusia yang gagah perkasa, sakti mantra guna harus mati oleh tusukan tombak dan tancapan paku di kayu salib? Hanya Yesus yang mau untuk itu. Baca lebih lanjut (Yoh 15:15-16; 17:22; 1 Kor 3:9)
Yoh 15:15Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.15:16Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. 17:22Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
1 Kor 3:9Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

5. Konsentrasi (Konsentrasi memimpin, tidak dijadikan sambilan)
Dalam hidup ini, tekadang kita sangat susah untuk menentukan dan memusatkan pikiran dan konsentrasi kita. Tatkala seseorang yang telah memegang jabatan yang tinggi sangat mudah untuk melihat banyaknya uang dan kuasa yang bisa ia gunakan untuk keperluan pribadinya. Antara sumpah atau janji jabatan dan tindakannya juga tidak pernah terkonsentrasi pada sumpah atau janji jabatan yang pernah ia ucapkan. Kita mendengar di beberapa mediamasa, anggota DPR yang korupsi, menteri yang korupsi bahkan yang lebih parah lagi mungkin ada juga pengurus gereja yang telah melakukan korupsi hanya kita tidak mengerahuinya. Jika kita menjadi pemimpin, tetaplah teguh pada sumpah atau janji yang pernah diucapkan. Begitu halnya dengan janji yang pernah diucapkan tatkala kita menerima baptisan kudus, kita telah berjanji untuk mengikut Yesus dengan sepenuh hati namun tatkala kita melihat uang yang melimpah kita sangat mudah melupakan janji tersebut. Terkadang kita sering melakukan pekerjaan yang tidak menunjukkan anak-anak Tuhan, perjudian, prostitusi, korupsi, dan gila hormat tetap saja kita lakukan. Yesus mengajarkan agar kita tetap konsentrasi hanya satu nama Yesus kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tidak ada nama lain lagi pada diri kita. Baca lebih lanjut (Luk 9: 49-51)
Luk 9:49 Yohanes berkata: “Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”9:50Yesus berkata kepadanya: “Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.”9:51Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke sorga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem,

6. Meditasi (Mengutakan dan mengusahakan pembangunan Rohani bukan fisik)
Dalam satu hari kita diberikan waktu 24 jam, dalam satu minggu ada 7 hari. Terkadang karena kita terlalu sibuk atau menyibukkan diri, kita menjadi lupa bahwa tubuh kita yang duniawi ini dan pikiran kita yang penat ini butuh juga waktu istirahat. Ada yang sangat sibuk mengejar kehormatan duniawi, ikut partai ini itulah sampai sampai gereja hanya dikunjungi jika ada keluarga yang menikah, dan hari Natal karena kebetulan Libur Nasional. Ada yang sangat sibuk dengan lemburan, ada yang sangat sibuk dengan sekolah atau kuliah karena kebetulan kuliahnya Sabtu dan Minggu, ada yang sibuk ini dan itu, tentunya ada juga yang memang malas datang ke gereja. “Hari sabat diciptakan untuk manusia bukan manusi untuk hari sabat” istilah ini akan mengingatkan kita bahwa Tuhan telah menciptakan manusia tentu juga ada siklus istirahat harian yang namanya tidur, siklus mingguan yang namanya hari minggu untuk merenung di gereja dan bertemu dengan teman-teman dan juga mendengar Firman Tuhan yang disampaikan lewat kotbah seorang pendeta. Tubuh dan pikiran kita juga perlu penyegaran, mengingatkan kembali firman Tuhan, bertemu dengan teman-teman dalam pertemuan yang rohani. Lebih lanjut baca kisah Marta dan Maria (Luk 5:15-16; 10: 40, 41-42)
Lukas 5:15Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.5:16Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.
Lukas 10:40sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”10:41Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,10:42tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

7. Re-kreasi (Pemimpin yang besar harus mampu memimpin anggota keluarga terkecil terlebih dahulu, memberikan pencerahan tiap saat)
Ada yang beranggapan bahwa untuk mengetahui sebuah lembaga atau perusahan sehat atau bukan, cukup dengan melihat perilaku seorang pemimpinnya, misalnya: apakah pemimpinnya bisa istirahat dengan tenang? Apakah ia punya waktu untuk keluarganya? Apakah ia punya waktu untuk ke “gereja”? dan banyak lagi indicator yang cukup sederhana namun dapat menunjukkan hal yang sebenarnya. Apa benar Yesus juga menyarankan kita untuk meluangkan waktu untuk rekreasi? Ketika Yesus mengajak para muridnya pergi ke tempat sunyi untuk dapat istirahat, dapat menunjukkan Yesus juga menyarankan agar kita juga perlu melakukan rekreasi dan istirahat. Lebih lanju baca (Markus 6: 31-32)
Markus 6:31Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.6:32Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.

Dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan Yesus Kristus adalah kepemimpinan yang sangat sederhana sehingga setiap orang yang ingin meneladaninya mampu untuk melakukannya. Identifikasi diri adalah makna kejujuran, Misi adalah makna kesanggupan mengambil pekerjaan, Motivasi adalah makna memberi teladan yang baik, Partisipasi adalah makna kebersamaan, Konsentrasi adalah makna memegang prinsip pengembalaan rohani, Meditasi adalah makna perenungan dan mengutakan Tuhan, dan Rekreasi adalah makna penghargaan akan waktu dan keluarga dan kawan sekerja Allah dalam koridor Keluarga Kerajaan Allah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: